Rabu, 20 Juni 2012


Dubes Amerika kunjungi Maluku

AMBON-Duta Besar Amerika untuk Indonesia, Scot Alan Marciel dan konsul Jenderal, Kristen Bauer melakukan kunjungan perdana di kota Ambon, Maluku. Dalam Kunjungan tersebut Dubes Scot Alan Marciel melakukan Talkshow di Radio DMS selama satu jam. Dala Talkshow tersebut Dubes mengatakan pihak Amerika menjajaki kerjasama dengan Indonesia khususnya Maluku dalam berbagai sektor seperti perikanan, kelautan, pariwisata dan pendidikan.

Add caption
Dubes Amerika, Scot Alan Marciel menjelaskan sektor perikanan dan kelautan merupakan sector unggulan yang harus dikembangkan oleh pemerintah provinsi Maluku. Pengembangan sektor ini perlu ditunjang dengan berbagai sarana dan prasarana yang memadai termasuk faktor keamanan. Di sektor pariwisata menurut Scot Alan, pariwasata Maluku sangat menjanjikan. Alan meminta dukungan pemerintah daerah untuk jalinan kerjasama dengan Amerika untuk pengembangan sector perikanan dan kelautan serta pariwisata

Dia menambahkan dalam sektor pendidikan, Amerika telah membuka kesempatan pertukaran pelajar Indonesia dan Amerika. Menurut Alan, pelajar yang berasal dari Indonesia Timur sangat minim menimbah ilmu di Amerika.

Sementara itu terkait dengan travel warning, menurut Dubes,travel warning  sudah tidak diberlakukan bagi Maluku. Scot Alan berharap Amerika bisa menjalin kerjasama dengan Maluku dalam berbagai sektor. Scot Alan juga berharap masyarakat Maluku selalu hidup dalam kedamaian.  

Usai melakukan Talkshow di Radio DMS, Dubes Amerika Scot Alan Marciel juga akan melakukan pertemuan dengan pemerintah daerah, Tokoh Agama, Tokoh masyarakat, Pemuda dan LSM yang ada di Maluku.DMS

Sabtu, 16 Juni 2012


DKI Jakarta juara umum MTQ nasional XXIV Ambon

AMBON-Hasil keputusan dewan hakim MTQ Nasional XXIV di kota Ambon provinsi Maluku yang secara resmi dibacakan oleh ketua dewan hakim, Said Agil Munawar memutuskan provinsi DKI Jakarta ditetapkan sebagai juara umum terbaik MTQ nasional ke-24 di kota Ambon. Menyusul provinsi yang masuk dalam 10 besar setelah DKI Jakarta yaitu provinsi Banten, Kepulauan Riau, provinsi Jawa Barat, Sumatera Barat, Nusa Tenggara Barat, Jawa Timur, Riau, Kalimantan Selatan dan Maluku.

Sementara keputusan dewan hakim pawai taaruf ditetapkan provinsi Jambi sebagai peserta pawai taaruf terbaik disusul peserta dari provinsi Kepulauan Riau, Maluku, Jawa Timur, DKI Jakarta dan Maluku Utara.  Provinsi Papua Barat ditetapkan sebagai peserta Favorite.

MTQ nasional ke-24 di kota Ambon berlangsung selama 7 hari yang dimulai dari tanggal 8 Juni 2012 dan dibuka secara langsung oleh Presiden Susilo Bamban Yuduyono. MTQ nasional ke-24 di kota Ambon diikuti oleh kafilah dari 33 provinsi di Indonesai. Dewan hakim MTQ nasional bersama LPTQ nasional juga memutuskan provinsi Kepulauan Riau sebagai tuan rumah MTQ nasional ke-25 tahun 2014. Setelah diumumkan keseluruhan Juara pada masing-masing Kategori, Wakil Presiden, Budiono menutup secara resmi seluruh rangkaian kegiatan pelaksanaan MTQ Nasional ke-24 di kota Ambon, provinsi Maluku.DMS

Sabtu, 09 Juni 2012


Presiden RI, resmi buka MTQ nasional XXIV di Ambon

AMBON-Presiden RI, Susilo Bambang Yudoyono, jumat malam di lapanagan merdeka Ambon resmi membuka MTQ nasional XXIV dengan tema tingkatkan kualitas kehidupan beragama di Indonesia, berjalan aman dan lancar.

Dalam sambutannya SBY mengatakan  tema MTQ nasional ke 24 tahun 2012 di kota Ambon sangat tepat karena sesuai dengan upaya bangsa Indonesia untuk meningkatkan kualitas kehidupan beragama sekaligus kehidupan bernegara dan di topang oleh nilai-nilai universal islam sebagaimana nilai-nilai agama lainnya. Yang paling utama dari nilai-nilai tersebut yaitu nilai nilai kesolehan, sosial, solidaritas dan toleransi.

Selain itu juga SBY mengatakan Berdasar laporan yang diterimanya dari gubernur Maluku, Karel Albert Ralahalu sebelum pembukaan MTQ di kota Ambon, diketahui terwujudnya MTQ nasional ke-24 di kota Ambon atas hasil gotong royong seluruh umat beragama di kota Ambon, hal ini menandakan kerukunan antar umat beragama di kota Ambon telah harmonis.DMS

Kamis, 07 Juni 2012


33 rombongan Kafilah pawai Ta’aruf

AMBON-Rombongan peserta MTQ yang berasal dari 33 provinsi, Kamis sore menggelar pawai Ta’aruf yang menandakan kesiapan mereka untuk mengikuti lomba MTQ nasional ke-24 di kota Ambon. Pawai Ta’aruf dibuka oleh ketua panitia MTQ provinsi Maluku, Said Assegaff. Pawai dimulai dari Jalan Jenderal Sudirman dan selanjutnya rombongan pawai memasuki kota Ambon dan berakhir di pelabuhan Yos Sudarso Ambon. Pawai Ta’aruf dimeriahkan oleh group marching band dari IPDN.

Sementara sepanjang jalan yang dimulai dari Jalan Jenderal Sudirman hingga A.Y Patty Ambon dan AM. Sangadji dipadati puluhan ribu warga kota Ambon, mereka ikut bergembira menyaksikan pawai Ta’aruf dan umumnya warga melambai-lambaikan bunga sebagai tanda kebahagiaan dimulainya MTQ nasional di kota Ambon. Antusias warga ini bukan saja berasal dari komunitas islam tetapi seluruh komunitas agama yang di kota Ambon. Meski hujan yang kian mengguyur kota Ambon Pawai Ta’aruf tetap berlangsung dengan meriah hingga selesai. DMS

Menteri Agama lantik dewan hakim MTQ

AMBON-Menteri Agama RI, Surya Dharma Ali, kamis pagi di ruang rapat lantai V DPRD provinsi Maluku melantik tim pengawas, panitera dan dewan hakim MTQ nasional ke-24 di kota Ambon. Jumlah tim pengawas, dewan hakim dan panitera yang dilantik sebanyak 150 orang. Mereka mempunyai tugas mempersiapkan, menyusun program-program dan rencana kerja dalam rangka persiapan serta melaksanakan penyelenggaraan MTQ nasional ke-24 tahun 2012 di kota Ambon provinsi Maluku. Mengawasi pelaksanaan MTQ nasional ke-24 Tahun 2012,  melaksanakan penilaian terhadap penampilan peserta MTQ. menetapkan peserta terbaik dan harapan, melaksanakan administrasi perhakiman MTQ nasional.

Tim pengawas di ketuai oleh H. Mubarokh dan ketua dewan hakim, Said Agil Husen Al Munawar. Pelantikan sesuai dengan SK Menteri Agama Nomor 78 Tahun 2012. Menurut Dharma Ali, MTQ nasional ke-24 di kota Ambon akan dibuka secara resmi oleh presiden RI, pada Jumat malam di lapangan Merdeka Ambon. Dewan hakim merupakan unsur kelengkapan yang sangat penting dalam setiap MTQ, kualitas MTQ tidak dilihat dari hasilnya tetapi pada prosessnya dimana sebagian besar ditentukan oleh kualitas dan objeksitas penilaian dewan hakim.

Dharma Ali menambahkan tidak semua ulama, ahli Al-qur’an dari seluruh nusantara mendapat kesempatan menjadi dewan hakim MTQ nasional, namun bagian dalam komposisi dewan hakim pada setiap MTQ nasional adalah regenerasi dan keterwakilan daerah tidak pernah diabaikan. Dewan hakim diingatkan untuk menggunakan pedoman penghakiman yang telah ditentukan. Tugas dewan hakim menuntut keiklasan, profesionalitas dan tanggung jawab moral baik perseorangan maupun kolegial. Penilaian dan keputusan dewan hakim bersifat final, mengikat bagi setiap peserta MTQ dan tidak dapat di ganggu gugat. DMS